Kumulai menulis ini dengan memuji Engkau dengan mata, pendengaran, ucapan, hati, pikiran dan perbuatan yang dengan pujian ini semakin meyakinkan jasad dan jiwa yang sebelumnya kering dan mati, walau hidup… bahwa tiada ilah yang patut diibadahi sebaik dan selain Engkau ya Rabb… ALHAMDULILLAH, Ucapan inilah yang menghiasi detik, menit dan setiap waktu serta langkah untuk senantisa berhamba kepada Engkau ya Rabb… Hamba mengetahui sering sekali selama diri ini masih belum kembali kepada awal penciptaannya (tanah), hamba mengingkari apa-apa yang engkau amanahkan untuk menguji mana hamba-hambaMU yang ingkar atau menjadi yang beruntung dengan menepati janjinya…
Duhai Rabb hamba RAPUH…………………………………………….
Hamba tak setia kepada Raja segala raja yang menguasai kerajaan langit dan bumi serta yang berada diantaranya, padahal Hati sering bertitah “Mengapa tak kau jadikan Alllah sajalah yang bertahta di hatimu?” Dan sang Raja pun berFirman: “Maka nikmatKu manalagikah yang kau dustai?”
Detik waktu terus berlalu…Semua berakhir padaMu…
Hamba meyakini dalam setiap aliran darah, hembusan nafas, getar pemikiran, dan gerak langkah bahwasanya Engkau Maha Segalanya…
Engkau Maha Pengampun, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Menjaga, Maha memberi petunjuk dan Engkau pulalah Maha Dicintai dan Mencintai hamba-hambaMu yang berserah diri dan ingin kembali kepadaMu…
Duhai rabb…Persaksikanlah dan sesungguhnya Engkau pun maha mendengarkan orang-orang yang bertahmid, menyebut namaMu dengan ALHAMDULILLAH…
SEGALA PUJI HANYA BAGI ALLAH dan tidak ada yang berhak menerima SEGALA PUJIANku kecuali Rabbku,
ALLAH…